BREAKING NEWS

Final Pacuan Kuda Gayo Disaksikan Ribuan Penonton, Polres Aceh Tengah Pastikan Arena Aman hingga Race Terakhir

CYBERKRIMINAL.COM, ACEH TENGAH — Ribuan warga memadati Lapangan Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo, Kampung Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Minggu (30/8/2026). Kepadatan penonton dan kendaraan mengiringi delapan race final Pacuan Kuda Tradisional Gayo, namun situasi tetap terkendali hingga perlombaan berakhir.

Polres Aceh Tengah mengerahkan puluhan personel untuk mengawal jalannya final edisi kedua yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Personel tidak hanya ditempatkan di dalam arena, tetapi disebar pada sejumlah titik yang menjadi akses keluar-masuk penonton dan kendaraan.

Strategi pengamanan juga diperkuat dengan penempatan personel Satuan Lalu Lintas di simpang, pintu masuk dan keluar arena, serta titik yang mengalami kepadatan arus kendaraan. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional untuk mencegah penumpukan kendaraan dan menjaga mobilitas masyarakat tetap lancar.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama jajaran turut memantau langsung pengamanan di tengah tingginya antusiasme masyarakat. Kehadiran personel di sejumlah titik menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada penonton.

Pacuan kuda tradisional tersebut diikuti 204 ekor kuda dari tiga kabupaten. Aceh Tengah mengirim 116 ekor kuda, Bener Meriah 83 ekor, dan Gayo Lues 19 ekor.

Persaingan berlangsung ketat pada delapan race dari berbagai kelas. Cico Ni Gayo menjuarai kelas D Muda, Clasic Dander kelas C Muda, Raja El Clasiko kelas D Tua, Bintang Bebesen kelas C Tua, Cinderella Satset kelas B Muda, Sannur Shakti Sekunce kelas A Muda, Sepintes Kilet kelas B Tua, dan Raja Tanpa Nama kelas A Tua.

Rangkaian final berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban terpantau aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan tersebut menunjukkan komitmen Polres Aceh Tengah menjaga tradisi pacuan kuda Gayo tetap berlangsung meriah tanpa mengabaikan aspek keamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas masyarakat.



Al Abrar
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image