Bentrokan TNI dan Warga SAD di Sarolangun, Berawal dari Teguran Dugaan Pengambilan TBS Sawit
CYBERKRIMINAL.COM, SAROLANGUN, JAMBI — Bentrokan yang melibatkan sejumlah anggota TNI dan warga Suku Anak Dalam (SAD) terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Seleraya Agrolestari, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada akhir Agustus 2026.
Peristiwa tersebut diduga bermula ketika aparat memberikan teguran kepada sejumlah warga yang diduga mengambil Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di area perkebunan perusahaan.
Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi cekcok hingga terjadi keributan dan kontak fisik antara kedua pihak di lokasi kejadian.
Situasi di lapangan sempat memanas. Insiden tersebut pun menjadi perhatian karena melibatkan aparat dengan masyarakat dari komunitas Suku Anak Dalam yang berada di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah disebut tengah melakukan koordinasi dan upaya mediasi untuk meredakan ketegangan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah konflik meluas serta mencari penyelesaian atas persoalan yang terjadi secara kondusif.
Belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun kerugian akibat insiden tersebut. Pihak-pihak terkait diharapkan dapat memberikan keterangan resmi agar informasi mengenai kronologi dan penyebab bentrokan tidak berkembang menjadi simpang siur.
Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya penyelesaian setiap persoalan antara masyarakat, aparat, dan pihak perusahaan melalui mekanisme dialog serta pendekatan hukum yang mengedepankan ketertiban dan keamanan.
