Kepsek SMAN 1 Langsa Fokus Benahi Karakter Siswa - Siswi, Tidak pernah Menginstruksikan.
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Isu pungutan liar Surat Keterangan Lulus (SKL) dan iuran SPP yang merebak di SMA Negeri 1 Kota Langsa langsung dibantah tegas oleh Kepala Sekolah, Rusli, S.Ag. Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan instruksi apapun terkait pungutan tersebut.
“Saya selaku Kepala Sekolah belum pernah menghimbau kepada para guru maupun Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum untuk melakukan pungutan SKL atau SPP. Saya tidak membenarkan hal itu,” tegas Rusli saat ditemui di ruang kurikulum SMAN 1 Langsa, Kamis, 8 Mei 2026.
Pernyataan itu disampaikan Rusli yang didampingi Wakasek Kurikulum dan sejumlah guru kelas. Ia mengaku baru tiga bulan menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Langsa.
Menurut Rusli, fokus utama kepemimpinannya saat ini adalah melakukan pembenahan total. Hal itu mencakup peningkatan karakter siswa-siswi dan memperbaiki sistem pembelajaran yang dinilainya menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Fokus kami adalah menciptakan struktur kepengurusan sekolah yang lebih tertata, serta mendidik murid agar berakhlak mulia,” ujarnya.
Selain itu, Rusli juga menyoroti fenomena siswa yang berkeliaran di luar sekolah pada jam belajar. Ia berkomitmen memperketat pengawasan untuk memastikan proses belajar-mengajar berjalan maksimal.." Pintanya.
“Saya berharap kepada seluruh guru, untuk setiap kegiatan yang menyangkut nama sekolah, agar terlebih dahulu memberikan informasi kepada saya sebelum kegiatan itu dilaksanakan,” pintanya mengakhiri keterangan pers di ruang kurikulum.
Tim Investigasi Hendrik Kaperwil
