BREAKING NEWS

Ditemukan Mayat Di Sebuah Rumah Kos Jalan Cempaka III, Purwodadi

CYBERKRIMINAL.COM, GROBOGAN - Seorang perempuan berinisial H (57), warga Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah rumah kos di wilayah Kelurahan Purwodadi, Senin (20/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kloset kamar mandi kos milik Hartutik yang berada di Jalan Cempaka III, Purwodadi.

Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto, S.H. melalui laporan resminya menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat terlihat oleh pemilik kos pulang sekitar pukul 05.00 WIB dan melakukan aktivitas pagi seperti membersihkan kamar.

“Tidak lama kemudian korban masuk ke kamar mandi untuk mandi. Namun karena cukup lama tidak terdengar aktivitas, saksi merasa curiga,” jelasnya.

Kecurigaan tersebut mendorong salah satu saksi untuk mengecek kondisi kamar mandi melalui celah pintu. Saat itu terlihat kaki korban dalam posisi terlentang. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain dan pemilik kos untuk membuka pintu secara paksa.

“Setelah pintu dibuka, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” imbuhnya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Purwodadi. Petugas bersama tim Inafis Polres Grobogan dan PMI langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian di dalam kamar mandi. Pakaian korban diketahui tergantung di gantungan. Selain itu, ditemukan sejumlah obat milik korban di dalam kamar, di antaranya obat penurun tekanan darah dan obat diabetes.

Hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan dokter IGD RSUD dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun ditemukan lebam mayat di bagian punggung, yang merupakan kondisi umum pada jenazah.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, yakni hipertensi dan diabetes,” terang Kapolsek.

Pihak keluarga korban yang diwakili oleh adik kandungnya telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.


(Miftakh)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image