BREAKING NEWS

PEMBANGUNAN REVITALISASI SDN 17 KEDONDONG DIDUGA MAR-UP

CYBERKRIMINAL.COM, KEDONDONG - pesawaran Lampung Bantuan pemerintah program pembangunan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026,UPTD SDN 17 kedondong dengan besar nilai pagu anggaran Rp.839,521,101 diduga tidak sesuai dengan spefikasi dan rancangan anggaran biaya (25/10/2026.

 salah satu warga atau orangtua siswa nama nya enggan di sebutkan menceritakan kepada awak media ,sdn 17 kedondong diduga pembangunan revitalisasi tersebut menggunakan bahan bangunan bekas bangunan lama, lanjut,sumber,diduga bahan bangunan seperti krangka bajaringan bekas bangunan lama yang masih digunakan untuk bahan bangunan tevitalisasi tersebut, dan pasir yang dipakai nampak bercampuran dengan tanah atau lumpur yang digunakan untuk adukan semen yang akan digunakan penempelan dinding sekolah,bajaringan baru satu bulan terpasang sudah berkarat nampak bajaringan yang murahan ,para pekerja juga saat bekerja tidak mematuhi (k3) keselamatan dan kesehatan kerja, menggunakan alat pelindung helm atau spatu bots ucap sumber.
 
Pembangunan bahan material bekas (bongkaran) dalam proyek revitalisasi sekolah penggunaan atau pengelolaan material bekas dapat berujung pada sangsi administratif dan berujung pidana jika terjadi penyimpangan.

jika rancangan anggaran biaya (RAB) menganggarkan pembelian material baru (sepenuhnya). tetapi bajaringan yang tipis dan mudah berkarat apalagi memakai barang bekas masih digunakan demi meraup selisih dana atau keuntungan besar ,ini jelas bisa dikategorikan sebagai penyimpangan anggaran dan akan mendapatkan sanksi pengembalian kerugaian negara (tuntutan ganti rugi) melalui audit bpk/inspektorat.

jika terbukti mark-up anggaran, pemalsuan laporan pertanggung jawaban (LPJ). atau penyalahgunaan wewenang oleh panitia pembangunan sekolah atau pihak terkait, dan akan diberikan sanksi jeratan undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) dengan ancaman pidana penjara dan denda.

sumartono spd. selaku kepala sekolah SDn 17 kedondong saat di konfirmasi melalui whatsapp tidak memberikan jawaban hingga berita ini di terbitkan.


(Rm)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image