Kesenjangan Terus Menuai Harapan, Janji SPBUN unit Belum Terealisasi Hingga Saat ini. Bungkam di Konfirmasi
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Polemik terkait pencairan Imbalan Jasa Tahunan (IJT) tahun 2025 di PTPN IV Regional VI Kebun Lama memicu kekecewaan di kalangan karyawan. Dugaan adanya kesenjangan jumlah penerimaan IJT antar karyawan dinilai berdampak negatif terhadap iklim kerja di lingkungan kebun.
Menurut sumber, IJT 2025 memang sudah direalisasikan kepada karyawan. Namun terdapat perbedaan nilai yang diterima antara satu karyawan dengan karyawan lainnya, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya perwakilan karyawan telah mendatangi kantor SPBUN Unit untuk menyampaikan aspirasinya. Pada bulan Juli, pihak SPBUN Unit kemudian melanjutkan pertemuan ke kantor Sekretariat Perusahaan (Sekper) dengan menghadirkan pihak SDM.
Dalam pertemuan tersebut, menurut sumber, disepakati bahwa karyawan yang menerima IJT 2025 dengan jumlah sedikit akan ditambahkan kekurangannya. Namun hingga saat ini janji tersebut belum terealisasi dan belum ada kepastian.
Upaya konfirmasi juga dilakukan Tim Investigasi kepada Ketua Umum SPBUN melalui kontak seluler. Namun hingga berita ini diturunkan pada Rabu, 19 Agustus 2026, belum ada tanggapan dari pihak terkait.
Desakan dari karyawan terus menguat. Mereka berharap adanya kejelasan dan transparansi dari pihak Ketua Umum SPBUN terkait status dan mekanisme pencairan tambahan IJT yang pernah dijanjikan.
Dalam rangka menjaga keberimbangan dan akurasi informasi, Tim Investigasi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait. Hal ini dilakukan demi menjaga objektivitas dan kredibilitas pemberitaan.
( Tim Investigasi )
