Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) Mendampingi Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi
CYBERKRIMINAL.COM, KALIMANTAN TIMUR, 18 Agustus 2026 – Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letjen TNI Djon Afriandi, melakukan kunjungan kerja strategis ke Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan Markas Grup 4 Kopassus yang diposisikan sebagai elemen vital dalam arsitektur pertahanan nasional, khususnya dalam mendukung keamanan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rombongan dipimpin langsung oleh Panglima Kopassus bersama Gubernur Kalimantan Timur, Harum, Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam, serta Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. Sebelum melaksanakan diskusi tatap muka, rombongan terlebih dahulu melakukan survei udara menggunakan helikopter untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai tata letak dan kondisi lahan markas.
Dalam diskusi yang berlangsung di markas sementara anggota Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi menegaskan bahwa kehadiran Markas Grup 4 di Kalimantan bukan sekadar penempatan satuan militer, melainkan bagian dari strategi besar penguatan wilayah pertahanan.
“Pembangunan Markas Grup 4 Kopassus di Kalimantan merupakan langkah vital dalam strategi penguatan wilayah pertahanan nasional, khususnya sebagai benteng penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Panglima Kopassus.
Lebih lanjut, Djon Afriandi menjelaskan bahwa kehadiran ribuan prajurit beserta keluarganya diharapkan memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar. Hal ini mencakup dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti akses jalan, jaringan listrik, dan pasokan air bersih yang dapat terintegrasi dengan permukiman warga.
Sikap positif juga ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Gubernur Harum menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk pengakuan negara terhadap peran pemerintah daerah.
“Ini merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan negara terhadap pemerintah daerah. Kami berkomitmen bahwa akses jalan baru akan segera dibangun untuk mendukung konektivitas dan mobilitas di kawasan ini,” tegas Gubernur Harum.
Sebagai simbolisasi komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan harapan masa depan, usai diskusi, Panglima Kopassus, Gubernur Harum, Brigjen TNI Suharma Zunam, dan Bupati Aulia Rahman Basri secara bersama-sama melakukan penanaman pohon Tabebuya. Pohon yang dikenal dengan keteguhan akarnya ini dipilih sebagai lambang keteguhan hati dan harapan akan keberlanjutan ekosistem di sekitar area markas.
Usai rangkaian acara di Loa Kulu, Panglima Kopassus beserta jajaran melanjutkan silaturahmi ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda untuk membahas koordinasi lebih lanjut terkait dukungan logistik dan operasional.
Sebagai informasi tambahan, Markas Grup 4 Kopassus dibangun di atas lahan hibah seluas 110,81 hektare yang berasal dari area reklamasi PT Multi Harapan Utama (MHU). Lokasi di Desa Jembayan ini direncanakan tidak hanya menjadi pusat operasi militer, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan pangkalan dengan fasilitas pendukung yang modern dan terintegrasi.
(Bang Zawir)
