Limbah Sisa Ayam Cemari Drainase, Publik Desak DLH Kota Langsa Sidak & Uji Lab.
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Terpotretnya limbah sisa pemotongan ayam milik pelaku usaha di Jalan Rel Kereta Api, Gampong Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota, menjadi sorotan publik. Sisa limbah organik tersebut diduga menyebabkan penyumbatan aliran drainase dan menimbulkan bau menyengat di lingkungan permukiman warga.
Fakta dokumentasi, Tim Investigasi menyoroti kondisi saluran air di lokasi tersebut. Air tampak menggenang berwarna coklat keruh dengan endapan yang menyerupai darah dan bulu ayam, bercampur sampah plastik.
Kondisi yang beramo bau tak sedap menimbulkan keluhan masyarakat yang melintas jalan sekitar pelaku Usaha, Aroma tidak sedap tercium hingga ke halaman rumah saat siang hari. "Bau amisnya nyengat, namun, yang menjadi kekewhatiran masyarakat apabila cuaca panas dapat menimbulkan bau yang tak sedap. dan disaat musim hujan dapat meluasnya air limbah tersebut, utama kejalan dan sekitarnya.' tegas masyarakat yang tidak mau disebutkan.
Lanjut..' Warga khawatir kondisi ini akan memburuk saat musim hujan tiba.dan dapat berpotensi menjadi saarang nyamuk deman bedarah
Merespons kondisi tersebut, sejumlah masyarakat mendesak Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kota Langsa untuk segera melakukan pengecekan ke lokasi. Warga meminta DLH melakukan sidak lapangan dan uji laboratorium kualitas air untuk memastikan tingkat pencemaran.
Publik juga mendesak pihak terkait, baik pelaku usaha maupun dinas terkait dapat melakukan pengecekan , agar segera membenahi sistem drainase di kawasan tersebut. "Kami minta gotnya dikeruk dan pelaku usaha diberi sanksi kalau memang buang limbah sembarangan. Jangan sampai warga yang kena dampaknya," kata warga lainnya.
Publik juga mengacu kepada kondisi tersebut berpotensi melanggar UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Setiap usaha wajib mengolah limbahnya sesuai baku mutu sebelum dibuang.
Upaya asas keberimbangan, langsung Tim Investigasi mendapatkan respon dari pihak Dinas DLH kota Langsa.lewat kontak via whatsapp, Baik, terimakasih infonya bang. Sehingga berita ini diterbitkan,
Untuk menjaga asas jurnalistik, tim belum menerima keterangan resmi dari pihak pelaku usaha pemotong Ayam, atas berkomitmen Redaksi Cyber kriminal membuka pintu ruang hak jawab seluas-luasnya, kepada pihak terkait demi objektivitas pemberitaan selanjutnya.
(Tim Investigasi - Hendrik)

