TNI Hadir untuk Warga: Prajurit Yonif TP 854/DK Hibur dan Bantu Anak-Anak Korban Bencana di Reje Payung
CYBERKRIMINAL.COM, ACEH TENGAH- Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi kembali ditunjukkan oleh personel TNI dari Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK. Bersama anak-anak korban bencana di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (23/05/2026), para prajurit hadir memberikan dukungan moril sekaligus membantu warga yang masih terdampak pasca longsor dan cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Sersan Satu Windra Bajaupan selaku Bajaupan Pokko 3 Ton Morse Kompi Bantuan Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Menurutnya, kehadiran personel TNI di lokasi bukan hanya sebagai bentuk tugas kemanusiaan, tetapi juga untuk memberikan semangat dan rasa aman kepada warga, khususnya anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana.
“Anak-anak membutuhkan perhatian dan dukungan agar tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari. Kehadiran kami di sini diharapkan dapat sedikit menghibur serta membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Selain berinteraksi dengan anak-anak korban bencana, personel Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK juga turun langsung membantu warga membersihkan material longsor, mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, serta membantu aktivitas masyarakat di sejumlah titik terdampak.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga mengaku terbantu dengan kehadiran aparat TNI yang dinilai cepat tanggap dalam membantu penanganan dampak bencana alam yang melanda kawasan itu dalam beberapa waktu terakhir.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Kecamatan Linge diketahui menyebabkan sejumlah akses warga terganggu dan beberapa rumah terdampak material longsor. Hingga saat ini, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial dalam menghadapi situasi pasca bencana. Seluruh proses bantuan dan penanganan di lapangan tetap mengutamakan keselamatan personel serta warga sesuai prosedur yang berlaku.
Al-ABRAR
