Tiga Keuchik Terpilih Belum Dilantik, Publik Soroti Kinerja Pemkab Aceh Timur
CYBERKRIMINAL.COM, BIREM BAYEUN — Keterlambatan pelantikan tiga Keuchik terpilih di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Hingga memasuki Mei 2026, para Keuchik yang telah memenangkan pemilihan sejak Februari 2026 itu belum juga dilantik, tanpa adanya penjelasan resmi yang transparan dari pihak pemerintah daerah.
Kondisi tersebut memicu keresahan publik dan memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Warga menilai, lambannya proses pelantikan telah mencederai hasil demokrasi gampong serta menghambat jalannya pemerintahan desa yang membutuhkan kepemimpinan definitif.
“Sudah berbulan-bulan kami menunggu. Pemilihan sudah selesai sejak Februari, tapi sampai sekarang belum ada pelantikan. Masyarakat berhak tahu apa penyebabnya,” ujar salah seorang warga Birem Bayeun yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (10/5/2026).
Desakan terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur pun terus menguat. Masyarakat meminta Bupati Aceh Timur bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret dan tidak membiarkan polemik ini berlarut-larut tanpa kepastian.
Warga khawatir, keterlambatan pelantikan tersebut berdampak langsung terhadap pelayanan publik serta jalannya roda pemerintahan di tingkat gampong. Sejumlah program pembangunan dan kebutuhan administrasi masyarakat disebut mulai tersendat akibat belum adanya Keuchik definitif yang memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan.
Selain itu, publik juga meminta adanya keterbukaan informasi dari pemerintah daerah terkait alasan administratif maupun regulasi yang menyebabkan pelantikan tiga Keuchik terpilih belum terlaksana. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi liar maupun ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses pemerintahan.
Di tengah polemik yang berkembang, masyarakat Birem Bayeun tetap berharap para Keuchik terpilih dapat segera dilantik dan menjalankan amanah rakyat secara profesional, jujur, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Kami hanya ingin gampong ini memiliki pemimpin definitif yang bisa bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai aspirasi rakyat terus tertunda,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun pihak Kecamatan Birem Bayeun terkait penyebab pasti tertundanya pelantikan tiga Keuchik terpilih tersebut.
Tim Investigasi masih terus melakukan penelusuran dan pengumpulan informasi lebih lanjut guna memastikan penyebab keterlambatan pelantikan. Redaksi Cyberkriminal.com menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi yang berimbang, kredibel, dan berdasarkan fakta di lapangan.
Pewarta : Hendri dan Tim Investiasi
