BREAKING NEWS

Rumah Warga Sidorejo Rusak tapi Bantuan Banjir belum Turun, Tim Diharapkan dapat Meninjau Kembali

CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Sari, warga Gampong Sidorejo, Dusun Setia, Kecamatan Langsa Lama, mengungkapkan rasa kecewanya kepada wartawan Cyberkriminal, setelah adiknya, Maulana Reza, belum menerima bantuan banjir meskipun rumahnya rusak akibat banjir pada 26 November 2025. Sari juga memperjelas, bahwa ketinggian air hampir mencapai 2 meter. 


Kondisi rumah Maulana Reza sangat memprihatinkan, dengan dinding jebol dan perabotan rumah rusak akibat terendam air. Sari telah mengikuti proses pendataan formulir data banjir dan menyerahkannya kepada perangkat desa Sidorejo, namun belum ada kabar apapun dari desa. hingga sudah berjalan hampir Empat bulan berjalan. 


"Kenapa Tim Verifikasi tidak meninjau kondisi rumah adik saya? Apakah ia tidak termasuk penerima bantuan banjir?" tanya Sari dengan nada kecewa.

Publik menyoroti kasus ini dan mendesak Tim Verifikasi maupun Tim validasi untuk memastikan kondisi rumah Maulana Reza sebagai yang dimaksud kriteria sebagai penerima bantuan banjir tersebut.

Masyarakat lainnya juga berharap jangan sampai menimbulkan kesenjangan sosial di tengah masyarakat luas gegara pendataan yang tidak tepat sasaran," tegas seorang warga.

Sari berharap kepada Tim Satgas Bencana Banjir untuk meninjau kembali kondisi rumah Maulana Reza dan memastikan apakah ia berhak menerima bantuan banjir.

Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak warga yang belum menerima bantuan banjir meskipun rumahnya rusak akibat banjir, Ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas penyaluran bantuan banjir di Kota Langsa.

Warga Sidorejo berharap agar pemerintah segera menyelesaikan kasus ini dan memastikan bahwa bantuan banjir disalurkan dengan adil dan merata.



Pemerintah Kota Langsa diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang kasus ini dan memastikan bahwa bantuan banjir disalurkan dengan transparan dan akuntabel.

Warga Sidorejo akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menuntut keadilan bagi Maulana Reza dan warga lainnya yang belum menerima bantuan banjir.

Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak kejanggalan ditengah masyarakat luas yang belum menerima bantuan tersebut, yang harus dilakukan oleh pihak verifikasi untuk memastikan bahwa bantuan banjir disalurkan dengan efektif dan efisien. jangan sampai menimbulkan konflik ditengah masyarakat luas. 

Pemerintah Kota Langsa diharapkan dapat belajar dari kasus ini dan meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan banjir di masa depan. jangan sampai masalah ini terulang kembali. 

Publik juga mengambarkan fenomena yang terjadi baru baru ini pada tanggal 2 April 2026. ratusan massa menyuarakan aspirasi demo didepan gedung kantor walikota Langsa, menuntut hak keadilan bantuan pascabanjir. 

Wartawan Cyberkriminal belum menerima keterangan resmi dari pihak Ketua Satgas bencana banjir maupun tim Verifikasi dan Validasi untuk menerima keterangan resmi agar mendapatkan keterangan berimbang. hingga berita ini diturunkan sampai kemeja Redaksi, hingga diterbitkan pada Sabtu 4 April 2026. Desakan publik juga mengarah kepada camat Langsa lama, agar memastikan data Maulana Reza sebagai kriteria penerima bantuan pascabanjir. 


Hendrik : (Kaperwil Aceh)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image