Aksi jilid ll Tuntut Uang Banjir, Lengserkan Dua Pucuk Pimpinan.Kota Langsa Bukan milik Mereka.
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA. PROVINSI ACEH - Amarah rakyat pecah. Gelombang desakan pencairan ‘uang banjir’ yang mandek berubah jadi mosi tidak percaya terhadap Pemko Langsa. Aksi Jilid II siap digelar dalam waktu dekat ini, sebagai ‘tamparan keras’ ke wajah birokrasi yang dinilai gagal urus rakyat, hingga menuai sorotan tajam,
Delapan penjuru mata angin, empat soko guru seakan-akan menampar dua sosok tokoh,” begitu narasi perlawanan yang kini viral. Massa menuding Wali Kota dan Sekda dianggap tidak transparan dan tidak profesional menjalankan amanah, khususnya dalam penyaluran bantuan pascabanjir yang terkatung-katung, terkesan Carut Marut.
Isu ini meledak hingga ke pelosok gampong. Spanduk digital “Gulingkan Wali Kota & Sekda. Langsa bukan milik Jeffri dan keluarga. Kota Langsa milik rakyat” berseliweran. Seruan “Mari bersatu tegakkan keadilan” jadi pemantik konsolidasi massa.
Tuntutan Utama tak main-main:
1.Cairkan uang banjir sekarang juga – jangan tahan hak korban.
2. Stop gusur PKL – jangan bikin rakyat kecil makin sengsara.
3. Perjuangkan JKA – kesehatan rakyat harga mati.
Tagar , Tampar Pemko Langsa dan Gulingkan DuaTokoh trending. Publik menilai dua pucuk pimpinan Pemko sudah kehilangan legitimasi. Seakan akan menampar dua sosok tokoh yang abai,”
Tendangan bebas pun semakin kuat mendorong keterpaduan, dan mengajak korban banjir untuk menuntut keadilan hak masyarakat, pandangan target akan mengarah satu sorotan, kantor pemko Langsa, DPRK, Pendopo Walikota Langsa.
Aksi Jilid II digelar Kamis, 30 April 2026, pukul 09.30 WIB. Titik transit kumpul: Simpang Empat Sungai Pauh. Target: duduki Kantor Pemko, DPRK, dan Pendopo Wali Kota Langsa.
Polemik memanas. Ada apa di balik macetnya uang banjir? Kenapa rakyat sampai teriak lengserkan pemimpinnya sendiri?
Seorang korlap Aksi Jilid II blak-blakan ke tim investigasi: “ Slogan sudah beredar diruang digital " aksi pasti jalan. Ini bukan lagi minta, tapi menagih. Kalau dua sosok tokoh itu nggak mampu amanah, mundur. Rakyat minta transparan dan profesional. Titik.
Hingga berita ini naik tayang, belum menerima keterangan resmi dari Wali Kota Langsa, Sekda, dan DPRK, seruan pelengseran yang menggema meyeliputi dikota Langsa, dalam waktu dekat ini. hingga diterbitkan pada Sabtu 25 April 2026.
Hendrick kaperwil Aceh
