BREAKING NEWS

Desakan Menguat, BPK RI & BPKP Pusat, Kajati Aceh Diminta Sidak IPA Tirta Kemuning PDAM Langsa Dugaan Penyimpangan

CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Desakan publik terus menguat. BPK RI & BPKP pusat dan kajati Aceh  diminta segera melakukan sidak ke IPA Trita Kemuning milik PDAM Kota Langsa  dan  Audit  penggunaan anggaran.

Permintaan ini muncul setelah  Tim Investigasi  menemukan dugaan kuat  penyimpangan prosedur dalam pengelolaan air bersih.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, tim menduga  tidak adanya sistem Filtrasi dan Sedimentasi  di IPA. Padahal dua tahapan ini wajib untuk menjernihkan air dan mengendapkan lumpur.

Selain itu, tim juga menduga terjadi  pelanggaran terhadap Permenkes No. 32 Tahun 2017  tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan.

Tidak hanya itu. Proses bypass perpipaan dan pembubuhan disinfektan  seperti kaporit dan chlorine juga diduga tidak dilakukan. Kedua hal ini wajib ditinjau langsung ke lokasi untuk memastikan kebenarannya.

Desakan ini berawal setelah tim menerima keterangan dari berbagai elemen masyarakat Kota Langsa yang Selama ini, warga mengeluhkan air PDAM yang bahkan mati berbulan-bulan  yang menjadi ironisnya beban tetap dibebankan bagi pelanggang.

Menindaklanjuti hal tersebut, tim kemudian melakukan  penelusuran langsung ke lokasi IPA Tirta  Kemuning untuk memverifikasi kebenaran keluhan masyarakat kota Langsa.


Kondisi ini dinilai mencederai hak dasar warga atas air bersih. Ditengah kebutuhan pokok masyarakat yang mendesak, isu ini semakin memanas,
Bertentangan dengan pasal 33 ayat 3 UUD tahun 1945.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Kota Langsa  belum memberikan keterangan resmi dan walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra S.E untuk memberikan keterangan resmi kepada publik.

Tim Investigasi mendesak BPK RI dan Kejati Aceh untuk segera turun tangan melakukan audit dan sidak, agar tidak ada lagi dugaan penyimpangan yang merugikan masyarakat.

Tim Investigasi berkomitmen mengawal kasus ini  dan membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait yang merasa keberatan. Sehingga berita ini diterbitkan, Rabu 2/9/2026)


Tim investigasi, Hendrik
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image