Himbauan Wakapolres Grobogan, Kelompok Pencak Silat Dilarang Konvoi Dan Menggeber Knalpot
CYBERKRIMINAL.COM, GROBOGAN – Polres Grobogan melarang seluruh kelompok pencak silat dan komunitas pemuda melakukan konvoi serta menggeber knalpot (blayer). Penegasan tersebut disampaikan Wakapolres Grobogan Kompol Muhammad Fadhlan saat konferensi pers di Mapolsek setempat, Jumat (17/7/2026), guna mengantisipasi gesekan fisik dan menjaga ketertiban masyarakat.
Wakapolres menyatakan bahwa pembinaan kamtibmas ini dilakukan secara aktif dan berkesinambungan oleh lintas fungsi kepolisian, mulai dari tingkat Polsek, Sat Binmas, Sat Reskrim, hingga Sat Intelkam. "Kami tidak pernah lupa dan tidak pernah sembunyi untuk melaksanakan peran pembinaan ini. Sejak awal tahun, bahkan tahun-tahun sebelumnya, kami konsisten mengimbau rekan-rekan kelompok silat," ujarnya.
Secara khusus, pihaknya meminta peran aktif dari pengurus serta anggota senior di setiap kelompok silat untuk membimbing dan mengawasi anggotanya yang lebih muda. Pengawasan ini dinilai krusial terutama saat momen pengesahan anggota baru, acara silaturahmi, maupun kegiatan lain yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Polres Grobogan menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan kondusif tanpa adanya aksi konvoi di jalan raya serta aksi menggeber knalpot bising yang dapat memicu konflik.
"Kalau blayer-blayer itu kan jelas masyarakat terganggu. Siapa pun pasti terganggu, apalagi orang yang ingin beristirahat pada malam hari. Maka dari itu, kami minta untuk tidak konvoi, tidak blayer-blayer, atau memancing kerawanan keamanan," tegas Wakapolres.
Guna memperluas jangkauan edukasi, Kasubsi Humas Polres Grobogan juga telah menyebarkan infografis dan pamflet imbauan kamtibmas melalui berbagai platform media sosial resmi kepolisian sepanjang pekan ini. Respons positif dilaporkan datang dari tingkat pengurus organisasi, di mana para ketua kelompok silat di Kabupaten Grobogan telah meneruskan pesan kamtibmas tersebut kepada para anggotanya masing-masing.
Wakapolres menegaskan bahwa program pembinaan dan pendekatan preventif ini tidak akan berhenti. Pendekatan serupa juga akan terus dilakukan secara merata kepada kelompok kemasyarakatan lainnya, termasuk komunitas kepemudaan, guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Grobogan tetap terjaga.
(Miftakh)
