Potret kondisi Kantor Desa Matang Arak Jawa , Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, menuai sorotan tajam, DPMG & kecamatan Segera Bertindak Tegas
CYBERKRIMINAL.COM, ACEH TAMIANG - Dalam pantauan di lapangan, kantor desa dalam keadaan tertutup. Tidak terlihat papan informasi publik seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) Lebih memprihatinkan, tidak ada satu pun perangkat desa yang tampak di kantor saat jam kerja ,pada pukul 10.30 wib ,Kamis 16 Juli 2026)
Menurut keterangan warga bahwa Kantor ini jarang dibuka. Masyarakat juga susah untuk mendapatkan pelayanan terhadap masyarakat setempat , seperti mengurus administrasi..' ujar salah seorang warga kepada tim media.
Untuk menjaga asas prinsip dasar jurnalis. Melakukan mengonfirmasi hal tersebut, tim media berupaya menghubungi Datok Matang Arak Jawa melalui telepon. Datok mengaku sedang berada di acara pesta pernikahan keluarga di Aceh Timur.
Namun, saat ditelusuri ke kediaman rumah Datok , tim justru bertemu dengan istri Datok. Menurut keterangannya, Datok baru saja keluar menuju Langsa untuk mengurus pekerjaan..." Ucap istri Datok kepada pihak media.
Perbedaan keterangan ini menimbulkan tanda tanya dan menuai sorotan publik. Warga menilai adanya ketidaksesuaian informasi dari pimpinan desa.
Gelombang desakan pun menguat. Masyarakat meminta DPMG Kabupaten Aceh Tamiang memberikan teguran keras kepada Datok terkait minimnya pelayanan di desa.
Di titik krusial ini, publik juga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang hingga Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap tata kelola pemerintahan Gampong Matang Arak Jawa. Agar kepercayaan masyarakat.
Yang menjadi Mirisnya terpantau kondisi tiang bendera merah putih tidak terpasang didepan kantor desa Matang Arak Jawa. Padahalnya Bendera merah putih adalah sebagai lambang negara yang semestinya dapat terjaga, kini menuai sorotan publik,
Publik juga meminta pihak kecamatan Manyak Payet untuk melakukan pemantauan langsung ditiap tiap Desa yang berada dibawah wilayah kecamatan Manyak Payet. Jangan sampai Terkesan pihak kecamatan pembiaran terhadap pelayanan dan memberikan teguran keras atau administrasi kepada Datok - Datok yang berada dibawah wilayah kecamatan Manyak Payet.
Hasil pantauan wartawan diwilayah kecamatan Manyak Payet hampir 75% kantor desa jarang aktif dalam pelayana sehingga menimbulkan tanda tanda publik, apakah sudah mati Suri..?
Untuk menjaga asas keberimbangan informasi selanjutnya tim bersama Redaksi berkomitmen membuka ruang hak jawab seluas luasnya kepada pihak terkait, sehingga berita ini diterbitkan.
Tim Investigasi - Hendrik
