Sorotan: Infrastruktur Jalan Tanjung Parit Aceh Tamiang Jadi PR Pemkab dan DPRK.
CYBERKRIMINAL.COM, ACEH TAMIANG - Kondisi Jalan Gampong Hinduk di Desa Tanjung Parit, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi sorotan warga. Jalan sepanjang sekitar 2 kilometer itu dikeluhkan belum tersentuh pengaspalan hingga tahun 2026, padahal sudah puluhan tahun menjadi akses utama masyarakat.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang dihimpun Tim Investigasi, kondisi jalan saat ini masih berupa tanah dan kerikil. Saat musim hujan, jalan becek dan licin. Sementara saat kemarau, debu beterbangan dan mengganggu pernapasan warga.
“Jalan ini sudah puluhan tahun seperti ini Pak. Kami minta tolong Pemkab Aceh Tamiang. Kasihan anak sekolah dan petani yang tiap hari lewat sini,” ujar salah seorang warga Tanjung Parit,
Demi menjaga keberimbangan dan prinsip jurnalistik, Tim Investigasi berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Datok Tanjung Parit, KamilLuddin
Menurut Datok Kamiluddin, usulan perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah disampaikan ke dinas terkait melalui Musrenbang Gampong. Namun hingga saat ini usulan tersebut belum terealisasikan.
“Usulan sudah kita masukkan setiap tahun lewat Musrenbang. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya dari kabupaten. Kami berharap ini bisa diprioritaskan demi kemajuan dan kelancaran akses masyarakat,” jelas Datok Kamiluddin.
Datok dan warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan Hinduk Gampong, Selain itu, masyarakat juga berharap kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/DPRK Aceh Tamiang untuk memperjuangkan pengalokasian anggaran pembangunan jalan tersebut, mengingat kondisi jalan kini sudah menjadi perhatian publik.
Hingga berita ini diturunkan, r Tim Investigasi masih berupaya mengonfirmasi Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tamiang , terkait rencana perbaikan jalan dimaksud. Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait.hingga berita ini diterbitkan pada Kamis, 18/6/2026)
( Tim Investigasi - Kaperwil Aceh)
