BREAKING NEWS

Wartawan Diperlakukan Kasar di Mapolresta Deliserdang, Etika Pelayanan Aparat Dipertanyakan

CYBERKRIMINAL.COM, DELISERDANG — Pelayanan aparat penegak hukum kembali menuai sorotan tajam setelah seorang wartawan media online mengalami perlakuan tidak pantas saat menjalankan tugas jurnalistik di Mapolresta Deliserdang, Kamis siang (2/4/2026). Insiden tersebut terjadi di area pos penjagaan dan memunculkan pertanyaan serius terkait profesionalitas aparat di lapangan.

Kejadian bermula ketika Edo Tarigan datang ke Mapolresta Deliserdang dengan tujuan melakukan peliputan di Satuan Lalu Lintas. Saat membuka kaca mobil di depan pos penjagaan, ia langsung mendapat respons keras dari seorang oknum petugas piket yang mengenakan ban Provos.

Tanpa adanya komunikasi yang humanis, petugas tersebut langsung membentak dengan nada tinggi. Edo yang telah turun dari kendaraan dan memperkenalkan diri sebagai wartawan justru tidak mendapatkan perlakuan yang layak.

Situasi semakin memanas ketika oknum tersebut menunjukkan sikap agresif, disertai kata-kata bernada kasar. Tindakan meludahi saat berbicara juga terjadi, yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran etika pelayanan publik.

Di sisi lain, petugas Sabhara hanya menunjukkan papan bertuliskan “tamu wajib lapor” tanpa berupaya meredakan situasi. Kondisi ini memperlihatkan lemahnya kontrol di lapangan.

Merasa tidak aman, Edo Tarigan memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari konflik lebih lanjut. Keputusan tersebut mencerminkan kondisi yang tidak kondusif bagi aktivitas jurnalistik.

Peristiwa ini memunculkan kritik terhadap sistem pengawasan internal di Polresta Deliserdang, khususnya dalam menjaga sikap profesional aparat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Propam belum memberikan tanggapan resmi, sehingga memunculkan kesan pembiaran terhadap insiden tersebut. 


(Rezanasti)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image