BREAKING NEWS

Jangan Bersembunyi Dibalik Tembok Kebisuan. Massa Menuntut keadilan. Dimana keberadaan Walikota dan Wakil


CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Gelombang Massa aksi demonstrasi pascabanjir mendatangi  gedung Walikota Langsa dengan berbagai puluhan elemen masyarakat untuk menyuarakan aspirasi mereka pada Kamis (2/4/2026), menuntut keadilan penyaluran bantuan pascabanjir untuk dibagi dengan merata. 


Tuntutan masyarakat semakin gila, "Langsa bukan Dinasti ( seperti dizaman kerjaan) jangan diperlakukan seperti itu!" seru Rozi. sebagai komando kodinator lapangan ( korlap) 



Publik juga menyoroti keberadaan Walikota Langsa  yang tidak menghargai aspirasi mereka. "Kami datang tidak dibayar, tapi ingin uang banjir!" teriak Aprizal Rozi,  sontak massa menyuarakan dengan suara lantang.




Pemerhati sosial menyoroti  Walikota Langsa yang tidak hadir di tengah masyarakat ketika menyampaikan aspirasi mereka yang dinilai tidak mencerminkan nilai seorang Pemimpin yang bijak, seharusnya tidak bersembunyi di balik tembok kekuasaan!" tambahnya pemerhati.." mengungkapkan rasa kecewa 



Aksi demonstrasi ini dipimpin oleh Aprizal Rozi, yang berani menyuarakan tuntutan keadilan. "Kami akan terus berjuang, sampai uang banjir dibagikan merata!" tegasnya. 


Tabir membuka pintu menyuarakan kebenaran. dan menggambar sosok pemimpin yang bijak, seharusnya ketika aspirasi massa menyuarakan seharusnya suasa yang genting disaat menuntut keadilan dan bagaimana penyaluran bantuan pascabanjir tersebut agar  dibagikan merata,  seharusnya  mencerminkan nilai harmonis, namun "  walikota Langsa dan wakil walikota Langsa tidak hadir ditengah masyarakat luas. dan terkesan bersembunyi dibalik Tembok kebisuan.



Walau aksi tidak menyurutkan semangat bagi massa demontrasi yang diklaim Damai yang dikawal ketat oleh petugas keamanan dari kepolisian polres Langsa dan dilapis tenaga kesatuan satpol PP untuk berjaga jaga agar tidak timbul arnakis ,  orasi juga meneriakkan suara menuntut keadilan , walau pintu harapan sudah dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menunjukkan keterbukaan dalam menerima aspirasi masyarakat terkait penyaluran bantuan banjir, saat puluhan warga menyampaikan orasi didepan  gedung kantor Walikota. 


Sehingga berita ini diturunkan belum menerima keterangan resmi dari pihak tertentu,  karena masih adanya dugaan kuat pendataan pascabanjir belum memenui sarat ketentuan. sebelumnya warga telah mengisi formulir pendataan dan menyerahkan data tersebut dimasing masing desa. jeritan masyarakat kota Langsa juga menuntut keadilan agar penyaluran bantuan tersebut merata. 



Berita panas gelombang kedua diterbitkan kembali pada 3 April 2026) 

Hendrick (kaperwil Aceh)

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image