Bazar Ramadhan Dituding Sepihak, Panitia dan Warga Bongkar Fakta dan Bantah Semua Tuduhan
CYBERKRIMINAL.COM, DELI SERDANG – Klarifikasi Tegas Polemik Bazar Ramadhan di Desa Buntu Bedimbar menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai polemik penggunaan aset lapangan sepak bola, untuk kegiatan Bazar Ramadhan di Dusun IV Pasar VIII, Alun-Alun (Lapangan Sepak Bola PSKB ) Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pihak penyelenggaraPengurus lapangan PSKB Dan bersama masyarakat setempat dengan tegas membantah isi pemberitaan yang di terbitkan oleh oknum yang mengatas namakan media.
Pihak Senada Production,Pengelola Lapangan sepak Bola PSKB dan warga menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang dan tidak melalui proses konfirmasi langsung kepada pihak terkait maupun masyarakat Yang ikut serta dalam kegitan tersebut, Informasi yang menyebutkan bahwa kegiatan bazar tidak memiliki izin resmi keramaian dari pihak Kepolisian Polres Deli Serdang serta tudingan merusak fasilitas lapangan dan alun-alun yang baru dibangun, dinyatakan tidak benar dan tidak berdasar.
Pengurus Senada Production, menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta di lapangan dan cenderung menggiring opini negatif. Ia juga membantah tuduhan bahwa pihaknya mengelola atau menguasai lahan secara sepihak.
“Pemberitaan itu tidak wajar dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Kami tidak pernah menguasai lahan secara sepihak, dan semua kegiatan dilakukan bersama masyarakat,” tegasnya.
Perlu diketahui, kegiatan Bazar Ramadhan di lokasi tersebut telah berlangsung selama kurang lebih 15 tahun, dan rutin dilaksanakan setiap menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini bukan semata-mata bersifat komersial, melainkan juga mengandung nilai sosial dan kebersamaan bagi masyarakat sekitar.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, pihak Senada Production bersama warga selalu menggelar rapat terbuka untuk menampung aspirasi masyarakat. Dalam forum tersebut, tidak ada penolakan dari warga. Sebaliknya, masyarakat justru memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan bazar yang sudah rutin dilaksanakan tiap bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kebersamaan dan aktivitas positif selama bulan Ramadhan dan menjadi kegiatan menambah peningkatan Ekonomi selama bulan suci Ramadhan.
Rizal salah satu pengurus Senada Production, juga menjelaskan terkait adanya biaya penyewaan tenda. Ia menegaskan bahwa biaya tersebut bukan pungutan sepihak, melainkan digunakan untuk kebutuhan operasional seperti penyewaan tenda,untuk kegiatan keagamaan, kebersihan, hiburan, serta biaya listrik, dan perawatan lapangan sepak Bola untuk setiap tahun nya.
Lebih lanjut, pihak penyelenggara juga menyampaikan bahwa apabila terdapat keuntungan dari kegiatan tersebut, maka sebagian disalurkan untuk kegiatan sosial, seperti santunan kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan lansia, bahkan termasuk program pemberangkatan umroh bagi masyarakat.
Syamsul Bahri /Sulaiman Jamal, selaku ketua tim, turut menegaskan bahwa pemberitaan yang beredar tidak memberikan dampak positif dan justru berpotensi menyesatkan publik dan sengaja membuat kegaduhan karena disebabkan informasi tidak berdasar.
“Kegiatan ini murni untuk kepentingan sosial dan kebersamaan. Bulan Ramadhan adalah momen kebaikan, dan bazar ini menjadi salah satu sarana untuk menambah kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi pihak yang menggiring opini negatif tanpa dasar yang jelas, serta mengajak semua pihak untuk melihat kegiatan tersebut secara objektif dan menyeluruh.
Bazar Ramadhan ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kebersamaan dan manfaat bagi masyarakat luas.”tutupnya.
