Konsolidasi Masyarakat Samboja, Kejelasan Koperasi TKBM Jadi Sorotan
CYBERKRIMINAL.COM, KUTAI KARTANEGARA — Pertemuan masyarakat di kawasan Pantai Tanah Merah, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi.
Pertemuan tersebut disebut menjadi bagian dari konsolidasi masyarakat Samboja untuk menyikapi persoalan koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang hingga kini masih membutuhkan kejelasan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, masyarakat bersama sejumlah pihak tengah mempersiapkan langkah lanjutan, termasuk rencana aksi penyampaian aspirasi atau demonstrasi, guna meminta penjelasan mengenai keberadaan, pengelolaan, serta kepastian koperasi TKBM yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pekerja di wilayah Samboja.
Konsolidasi tersebut berlangsung dengan dukungan sejumlah tokoh masyarakat. Sugeng dari LPM Tanjung Harapan disebut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari Haji Muhammad Rapi, tokoh masyarakat di kawasan Kuala Samboja.
Sementara itu, kegiatan konsolidasi dipimpin oleh Jhon Arifin.
Yang menarik, berdasarkan informasi yang diterima, sejumlah mahasiswa dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda disebut berpotensi turut mengambil bagian dalam pendampingan aspirasi masyarakat Samboja.
Jika benar mahasiswa ikut turun mendampingi masyarakat, kehadiran mereka tentu dapat menjadi bagian dari pengawalan aspirasi publik agar persoalan mengenai koperasi TKBM memperoleh penjelasan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat pada prinsipnya membutuhkan kejelasan informasi, terutama menyangkut bagaimana koperasi TKBM dikelola, siapa yang menjadi pihak terkait, serta bagaimana posisi dan kepentingan tenaga kerja lokal dalam mekanisme tersebut.
Rencana aksi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persoalan koperasi TKBM tidak lagi hanya menjadi pembicaraan di tingkat masyarakat, tetapi mulai mendapat perhatian lebih luas.
Apakah persoalan ini akan berujung pada aksi demonstrasi? Dan seperti apa sebenarnya persoalan yang membuat masyarakat Samboja meminta kejelasan terkait koperasi TKBM?
Bang Zawir
