Titi Taman Krueng Langsa Jadi Korban Tukang Cari Butut, Pemerhati Desak Pihak Reskrim Sidak Gudang Butut Tanpa Izin
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Titi Taman Krueng Langsa menjadi korban tindakan yang tidak bertanggung jawab diduga anak anak nakal. Pagar besi Titi Taman Krueng Langsa ditemukan bercopotan, diduga kuat dilakukan oleh pelaku anak anak cari butut yang telah merusak keindahan alam sekitar.
Pantauan Wartawan Cyberkriminal, kondisi Titi Taman Krueng Langsa sangat miris. Pagar pelindung pada bercopotan, diduga kuat dilakukan oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab. Pemerhati lingkungan kota Langsa mendesak pihak Reskrim kota Langsa untuk melakukan sidak gudang butut yang tidak memiliki izin usaha.
"Setiap pelaku usaha apapun harus memiliki izin usaha, apalagi penampungan barang-barang bekas seperti butut," kata pemerhati lingkungan kota Langsa.
Isu-isu yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa setelah pascabanjir yang melanda kota Langsa pada pekan sebelumnya, banyak barang-barang bekas milik warga yang hilang. Warga menduga ada pelaku anak anak pencari butut yang beroperasi di belakang rumah-rumah warga.
"Barang-barang bekas milik saya hilang, saya menduga ada pelaku pencari butut yang menggunakan goni sebagai tempat mengisikan barang bekas," kata seorang warga yang diinfut media ini.
Pemerhati lingkungan kota Langsa meminta pihak Reskrim kota Langsa untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pencari butut yang tidak bertanggung jawab.yang beroperasi di tiap tiap belakang rumah warga, dan sidak Gudang butut yang tidak memiliki izin usaha penampungan barang bekas.
Pemerhati lingkungan hidup kota Langsa mengarah kepada sudut padang, Kita harus menjaga keindahan alam dan keamanan masyarakat," tambah pemerhati lingkungan kota Langsa.
Gudang butut tanpa izin harus segera ditutup dan pemiliknya diproses hukum, apabila tidak memiliki izin usaha, dan diberikan sanksi teguran. apabila ditemukan menampung barang bekas yang tidak jelas. dan membeli barang bekas dari pelaku pencari barang bekas dari dugaan anak anak nakal,
Masyarakat kota Langsa harus waspada dan melaporkan setiap tindakan tidak bertanggung jawab kepada pihak berwajib.apabila menemukan dugaan pencari barang bekas yang beroperasi dibelakang rumah masyarakat.." Tambah pemerhati lingkungan.
Pihak Reskrim kota Langsa diharapkan dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku tukang cari butut yang beroperasi dibelakang rumah yang tidak bertanggung jawab.hingga merugikan masyarakat.
Wartawan cyberkriminal menurunkan berita ini sampai kemeja Redaksi dan belum menerima keterangan resmi dari pihak penampungan barang bekas, yang diduga kuat tidak memiliki izin usaha. hingga berita ini diterbitkan pada 25/5/2026)
Pewarta : Hendrick
