BREAKING NEWS

Proyek Revitalisasi Rp 1,3 Miliar SDN Beuringen Peureulak Barat Disorot, Pekerja Tanpa APD, Papan Proyek Tak Lengkap, Diduga Molor Hingga November

CYBERKRIMINAL.COM, ACEH TIMUR - Pekerjaan Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN Beuringen, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, menuai sorotan publik. Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 1,3 miliar tersebut disinyalir tidak menerapkan standar keselamatan kerja dan transparansi informasi.

Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, para pekerja terlihat melakukan aktivitas pekerjaan tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Tidak terlihat penggunaan helm proyek, sepatu safety, sarung tangan, maupun rompi kerja yang seharusnya menjadi kewajiban dalam setiap pekerjaan konstruksi.

Padahal, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara, guna menjamin keselamatan para pekerja di lapangan.

Selain persoalan APD, tim media juga menemukan kejanggalan pada papan informasi proyek yang terpasang di lokasi. Papan proyek tersebut terpasang menempel pada pohon dan  
Dalam papan tersebut tertulis:
Nama Kegiatan: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
Pekerjaan: Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN Beuringen.

Jumlah Dana Bantuan: Rp. 1.332.844.180,-
Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2026.
Pelaksana: Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Waktu Pelaksanaan: 27 Juni s/d ... (tidak terbaca jelas)

Tidak tercantum secara jelas tanggal selesai pekerjaan, volume pekerjaan, dan nama pengawas dalam papan informasi tersebut. Kondisi ini dinilai tidak sesuai dengan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik, di mana masyarakat berhak mengetahui secara utuh kapan proyek dimulai dan kapan harus selesai.

Kejanggalan semakin menguat karena hingga pantauan tim media pada bulan November 2026, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar.

Jika waktu pelaksanaan dimulai pada bulan Juni atau Juli 2026 sebagaimana tertulis di papan, maka pekerjaan tersebut diduga telah melewati batas waktu yang wajar dan patut dipertanyakan apakah telah terjadi keterlambatan atau terdapat perpanjangan waktu yang tidak diinformasikan kembali kepada publik melalui papan proyek yang diperbarui.

Menanggapi temuan tersebut, publik meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur dan pihak pengawas untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap pekerjaan tersebut. Pasalnya, proyek ini menggunakan anggaran APBN yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur.

Yang menjadi ironisnya " ketika dikonfirmasi terkait APD dan papan proyek Justru kepala sekolah SDN Beuringen , Nur Asma ' malah memilih bungkam, ini sama saja menghalangi tugas wartawan untuk mendapatkan informasi yang akurat dan akuntabel transparan.

Publik juga berharap pihak Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Beuringen agar lebih peka dan bertanggung jawab dalam mengawasi pekerjaan di lapangan, termasuk kewajiban menyediakan APD bagi seluruh pekerja dan memperbarui papan informasi proyek.

Untuk menjaga akurasi dan keberimbangan pemberitaan, tim media telah melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah SDN Beuringen melalui kontak via seluler. Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah belum memberikan keterangan resmi.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media belum menerima keterangan resmi dari pihak terkait dan membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait lainnya. Kamis 5/11/2026)

Hendrik
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image