BREAKING NEWS

Presiden Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren, Menag: Pondok Pesantren Dapat Perhatian Khusus Pemerintah

 


Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan surat keputusan mengenai pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama.


Pembentukan direktorat jenderal baru tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat perhatian dan pelayanan pemerintah terhadap pondok pesantren di seluruh Indonesia.


“Tambahan, Bapak, alhamdulillah Bapak Presiden baru saja mengeluarkan SK tentang keberadaan satu direktorat baru di bawah Kementerian Agama untuk mewadahi secara khusus pondok pesantren yang dikenal dengan Ditjen Pesantren,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).


Ia menjelaskan, pejabat yang akan memimpin Direktorat Jenderal Pesantren juga telah dilantik. Dengan demikian, struktur baru tersebut secara kelembagaan telah mulai disiapkan untuk menangani berbagai urusan pesantren secara lebih khusus.


“Empat hari yang lalu, kita sudah melantik Dirjennya. Jadi, ini satu lembaga baru di Kementerian Agama. Tadinya pesantren itu hanya subordinasi dari pendidikan Islam, sekarang menjadi direktorat tersendiri,” jelasnya.


Sebelumnya, urusan pesantren berada dalam struktur pendidikan Islam. Setelah dibentuk menjadi direktorat jenderal tersendiri, pengelolaan program dan kebijakan terkait pesantren diharapkan dapat dilakukan secara lebih fokus.


Nasaruddin menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas keputusan tersebut. Menurutnya, pembentukan Ditjen Pesantren menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap keberadaan dan perkembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren.


“Jadi, kita berterima kasih kepada Presiden atas keputusan yang luar biasa ini. Dengan demikian, pondok pesantren akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah,” katanya.


Keberadaan Ditjen Pesantren diharapkan mampu menghadirkan berbagai terobosan baru bagi pondok pesantren. Struktur khusus tersebut juga membuka ruang bagi penguatan kebijakan, program, dan pelayanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pesantren.


“Selanjutnya, insyaallah diharapkan ke depan pondok pesantren mendapatkan hal-hal positif baru dibandingkan dengan sebelumnya,” tuturnya

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image