Hancurnya Negeri Konoha Berakar pada Panitia Pemilu, Zulfadli LSM BLJ, Barisan Laskar Jihad
CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Sebuah pernyataan tajam dan sarat makna dilontarkan Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Laskar Jihad (LSM BLJ), Zulfadli, S.Sos.I., M.M.
Melalui unggahan yang beredar, Zulfadli menyindir kondisi negeri dengan istilah satire yang kini populer di kalangan publik, yakni Negeri Konoha.
Menurutnya, hancur atau tidaknya sebuah negeri tidak berakar pada rakyatnya, melainkan sepenuhnya berada di tangan, pikiran, serta keimanan para panitia pemilunya.
Hancurnya Negeri Konoha Berakar pada Tangan Pikiran serta Keimanan Panitia Pemilunya," tegas Zulfadli, S.Sos.i M.M., Pendiri LSM BLJ, seperti dikutip dalam pernyataannya.
Pernyataan ini dinilai sebagai kritik pedas terhadap integritas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Istilah "Tangan" dimaknai sebagai tindakan dan kebijakan panitia, "Pikiran" sebagai kecerdasan dan netralitas dalam mengambil keputusan, sementara "Keimanan" sebagai benteng moral agar tidak tergoda oleh sogokan, intimidasi, dan kepentingan politik.
Zul menduga , Publik di Kota Langsa dan Aceh pada umumnya diketahui tengah menyoroti netralitas penyelenggara pemilu. Jika panitia pemilu memiliki pikiran yang culas dan keimanan yang rapuh, maka hasil pemilu yang lahir pun akan cacat dan melahirkan pemimpin yang tidak amanah.
Zulfadli yang dikenal sebagai tokoh kritis di Langsa, yang juga sebagai pendiri LSM BLJ, kerap menyuarakan pentingnya demokrasi yang jujur dan adil (Jurdil). Ia menegaskan, demokrasi yang rusak di hulu (panitia) akan menghasilkan kerusakan yang berantai di hilir, mulai dari korupsi, kolusi, hingga penderitaan rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, pernyataan tersebut telah menuai banyak respons dari warganet yang merasa sindiran Negeri Konoha tersebut sangat relevan dengan kondisi perpolitikan saat ini," pungkasnya Zul melontarkan lewat liriknya kepada media ini. Selasa, 22/9/2026)
Hendrik.
