BREAKING NEWS

Ketua KAKI JATIM: Demi Polri Presisi, Kapolda Nanang Avianto Didesak Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan 135 Nyawa Melayang Sia-Sia

CYBERKRIMINAL.COM, SURABAYA – Moh Hosen Ketua KAKI Jatim mengatakan bahwa pada Jumat 24 April 2026 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan SE sejumlah program strategis Kepolisian sebagai mana tupoksi Polri dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002.

Program strategis kepolisian dimaksud, mulai dari penguatan transformasi digital layanan publik, peningkatan profesionalisme anggota sejak proses rekrutmen hingga kedinasan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menyikapi Tragedi tak kunjung selesai, Ketua  KAKI Jatim Moh Hosen angkat bicara menanggapi wacana pertandingan sepak bola yang akan mempertemukan antara Club Arema FC di gelaran BRI Liga 1 yang akan menjamu tamunya Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Publik sepak bola tentu saja masih ingat akan Tragedi yang merenggut ratusan nyawa pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya tersebut dinilai sebagai preseden buruk yang mencoreng dunia olahraga nasional sekaligus menunjukkan adanya kegagalan sistem keamanan di lapangan.

      Dalam pernyataan resminya, Moh Hosen menyatakan bahwa peristiwa ini bukan sekadar musibah biasa, melainkan dampak dari kelalaian koordinasi aparat keamanan, dimana slogan Polri untuk masyarakat," tegasnya. 

Kami semua sangat menyayangkan jatuhnya ratusan korban jiwa akibat kepanikan yang dipicu oleh tembakan gas air mata ke arah tribun.

 Padahal, aturan FIFA sudah sangat jelas melarang penggunaan gas air mata di dalam stadion," tegas Moh Hosen saat ditemui di sekretariatnya Rabu 15 April 2026.

Moh Hosen ketua KAKI Jatim mendesak Kapolda Jatim Irjenpol Nanang Avianto agar menuntaskan penanganan kasus Kanjuruhan 135 korban nyawa melayang sia-sia. Untuk dievaluasi dan diselesaikan secara tuntas totalitas, demi Marwah institusi Polri yang Presisi dan demi bukti nyata Polri Untuk Masyarakat bukan pejabat," tegas Hosen KAKI. 

Lebih lanjut, pihak Lembaga Antikorupsi Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jatim menyoroti beberapa poin krusial yang harus segera ditindaklanjuti:

Audit Menyeluruh Standar Keamanan: Mendesak panitia pelaksana (Panpel) untuk memindahkan pertandingan arema vs persebaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 April mendatang. 

Jika Masih Dipaksakan digelar di Kanjuruhan malang maka pihak berwenang Harus melakukan
Pertanggungjawaban Hukum yang akurat jika nanti nya terjadi hal serupa terulang kembali Moh Hosen juga Meminta pemerintah dan Polri untuk berani tanggung jawab penuh jika kerusuhan serupa kembali terjadi di 28 April 2026 mendatang

"Kami tidak ingin tragedi ini berakhir hanya dengan permintaan maaf atau pemberian santunan. Harus ada reformasi total dalam manajemen sepak bola Indonesia agar nyawa manusia tidak lagi melayang sia-sia di atas rumput lapangan hijau," ungkap Ketua KAKI Jatim. 

Hingga saat ini, kejelasan tentang hilangnya 135 Nyawa korban tragedi Kanjuruhan masih belum jelas  dan desakan dari keluarga korban terus bergema menanti kejelasan Penegak hukum. (A.Fandi)

#Presiden Prabowo Subianto 
#Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 
#Wakapolri Komjenpol Dedi Prasetyo 
#Irwasum Polri Komjenpol Wahyu Widada 
#Ketua Kompolnas Budi Gunawan
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image