Waspada Manipulatif Integritas sebagai Pilar Kehidupan, Kalau ingin lebih Baik,
CYBERKRIMINAL.COM, ACEH - (Opini) Dunia bergoncang karena sifat manipulatif yang menyembunyikan diri di balik topeng kejujuran. Seperti kata Aristoteles, "Kita adalah apa yang kita lakukan secara berulang-ulang. Maka, keutamaan bukanlah tindakan, melainkan kebiasaan." Jangan biarkan kebiasaan manipulatif merusak diri sendiri.
Tawa dan canda dapat menjadi topeng untuk menyembunyikan sifat manipulatif, tapi integritas adalah cahaya yang menerangi kebenaran. Mari kita jaga hubungan persahabatan yang emosional dan tulus, karena "manusia adalah makhluk sosial" (Aristoteles).
Jabatan dan harta adalah ilusi, yang terpenting adalah menjaga integritas dan hubungan yang baik dengan orang lain. Seperti kata Socrates, "Hidup yang tidak dipertanyakan tidak layak dijalani."
Sifat manipulatif dapat merusak kepercayaan dan hubungan, serta menyebabkan kerugian emosional dan finansial. Tapi, "kebijaksanaan adalah pengetahuan yang dipraktikkan" (Immanuel Kant). Mari kita berusaha untuk menjadi orang yang jujur dan transparan.
Integritas adalah kunci untuk menjaga hubungan yang sehat dan harmonis. Seperti kata Confucius, "Jika kamu ingin orang lain menjadi baik, maka jadilah baik terlebih dahulu."
Jangan biarkan sifat manipulatif merusak diri sendiri, mari kita jaga integritas dan hubungan emosional yang baik. Dengan demikian, kita dapat menciptakan dunia yang lebih harmonis dan seimbang, karena "dunia adalah cerminan diri kita sendiri" ( Dikutip dari filsafat Timur)
( Hendrik)




