BREAKING NEWS

 


SKANDAL BRUTAL! 16 Motor Curanmor Polda Sumut Tenggelam, Semua Berakhir di Penadah Hasan Tarigan! Polisi Diduga Kolusi!

CYBERKRIMINAL.COM, MEDAN – Kepercayaan publik dihancurkan secara sistematis. Puluhan sepeda motor hasil razia curanmor di Jermal 7 tenggelam dari halaman Dirkrimum Polda Sumut tanpa jejak, dan kini terungkap: 16 motor yang hilang semuanya berpindah tangan ke penadah Hasan Tarigan. Fakta ini menimbulkan dugaan kolusi terang-terangan antara aparat dan penjahat, mempermalukan institusi kepolisian Sumut di hadapan masyarakat, Senin (26/1).

Dari total 25 motor yang diamankan, hanya 9 unit tersisa secara resmi. Sisanya? Tenggelam tanpa dokumen, tanpa catatan, dan bebas dikuasai penadah yang berkeliaran seolah tak tersentuh hukum. Ini bukan kelalaian biasa: ini adalah pengkhianatan terhadap hukum dan masyarakat. Publik menilai aparat Polda Sumut telah menjadi penghalang keadilan dan memfasilitasi kriminal.

Seorang warga menegaskan dengan geram:
"Mantap polisi Sumut ini! Barang bukti bisa tenggelam begitu saja. Penampungnya bebas, hukum dibuat main-main!"

Hasan Tarigan, penampung motor yang sebelumnya sempat viral, kini kembali menjadi sorotan. Motor hasil razia, yang seharusnya diamankan sebagai barang bukti, justru berpindah ke tangan penadah, memperkuat dugaan kolusi aparat dan penjahat yang berani mempermainkan hukum secara terang-terangan. Publik melihat ini sebagai penghinaan terhadap keadilan dan integritas kepolisian.

Timeline Hilangnya Motor:

Razia Jermal 7: 25 motor diamankan.

1 bulan kemudian: 7 motor tenggelam misterius.

2 bulan kemudian: 16 motor diketahui berada di tangan Hasan Tarigan.

9 motor tersisa: Tanpa dokumen resmi, semakin menegaskan ketidakprofesionalan dan kemungkinan kolusi aparat.

Saat dikonfirmasi, Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, bungkam, menyuruh media bertanya ke Kabid Humas. Pernyataan resmi yang disampaikan melalui pesan singkat hanya:
"Silahkan konfirmasi ke Kabid Humas, nanti apa yang Kabid Humas tanyakan akan saya jawab karena itu SOP dan mekanismenya, tks."

Keluarga korban curanmor mengecam dengan keras:
"Motor anak saya hilang dicuri. Barang bukti yang seharusnya diamankan malah tenggelam! Polisi harus bertanggung jawab!"

Publik menegaskan: Tidak ada kriminalitas tanpa penadah. Tangkap Hasan Tarigan dan bongkar jaringan ini sekarang juga! Hukum jangan dibuat main-main, jangan permainkan publik!

Kasus ini menjadi peringatan brutal bagi aparat Sumut: barang bukti tenggelam, hukum dilecehkan, kriminal diberi jalan bebas, dan masyarakat dibohongi. Fakta bahwa 16 motor hasil razia berakhir di penadah adalah bukti nyata bahwa keadilan di Sumut sedang dibunuh secara terang-terangan, hukum dilemahkan, dan publik dipermainkan.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image