LSM Bungoeng Lam Jaroe Minta Kapolri Usut Tuntas Penangkapan Jurnalis Morowali.
0 menit baca
CYBERKRIMINAL.COM - KOTA LANGSA, PROVINSI ACEH, Rabu 7 Januari 2025 - LSM Bungoeng Lam Jaroe meminta kepada Kapolri untuk tidak melepaskan oknum aparat di Morowali dari tanggung jawab terkait penangkapan jurnalis. Zulfadli , selaku aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe, melihat kejadian penangkapan jurnalis di Morowali terkesan ada suatu masalah yang disembunyikan dari publik.
"Terbentuknya instansi polisi itu gunanya untuk mengayomi hajat rakyat, bukan terkesan diduga untuk memback up perusahaan tertentu," kata Zulfadli.
Ia mempertanyakan apakah oknum aparat di Morowali kurang peka atau tidak tahu kerja, sehingga terkesan mereka sudah bekerja untuk perusahaan, bukan untuk rakyat yang menggaji mereka.
Zulfadli juga mengharapkan kepada wakil rakyat, khususnya Komisi Hukum di DPR RI, untuk mencermati kembali penangkapan jurnalis Morowali. "Mungkin rasa kepercayaan rakyat kepada oknum APH di Morowali sudah kurang, sehingga rakyat terkesan main hakim sendiri," tambahnya.
Jika hal itu benar terjadi, Zulfadli meminta kepada wakil rakyat di DPR RI Komisi Hukum untuk segera mencopot dan memberikan sanksi hukum terhadap oknum orang nomor satu di lingkungan Polres Morowali.
"Perlakuan hukum harus adil, tidak berat sebelah," tegas Zulfadli.
LSM Bungoeng Lam Jaroe akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menuntut transparansi dari pemerintah.
Sumber LSM Bungoeng Lam Jaroe,




