Gang Pantai, Kampung Lalang: Lorong Narkoba Yang Aman di Mata Polisi
0 menit baca
CYBERKRIMINAL.COM, MEDAN —
Gang Pantai di Kampung Lalang bukan sekadar lorong sempit. Bagi warga, tempat ini sudah lama jadi dugaan sarang narkoba, tapi ironisnya, seolah hukum memilih tutup mata. Bahkan Wilayah Hukum Polsek Medan Sunggal yang mestinya hadir, terkesan membiarkan saja, seolah masalah ini bukan urusan mereka.
Warga bicara pelan, tapi marah. “Ini sudah lama, tapi tetap aman-aman saja,” kata seorang penduduk. Kalimat itu menggantung, menampar logika dan rasa keadilan: bandar nyaman, aparat pura-pura tak tahu.
Gang sempit ini berdampak langsung pada anak-anak dan generasi muda sekitar. Jika benar aktivitas itu dibiarkan, publik wajar bertanya: apakah Polsek Medan Sunggal tidak tahu, atau tahu tapi memilih diam? Diamnya penegak hukum bukan netral—diam adalah keberpihakan.
Ketika satu gang diduga jadi pasar gelap narkoba dan polisi tutup mata, bukan hanya warga yang dirugikan, tapi kepercayaan publik terhadap institusi hukum pun hancur berantakan. Warga Kampung Lalang tidak minta keajaiban mereka hanya ingin kehadiran negara yang nyata, bukan slogan kosong.
Jika Gang Pantai benar-benar bersih, buktikan dengan tindakan. Jika tidak, berhentilah berpura-pura. Karena yang paling berbahaya bukan hanya narkoba, tapi pembiaran aparat yang seolah bersekongkol diam-diam.




