BREAKING NEWS

 


Ayah Prada Lucky Tuntut Keadilan, Desak Hukuman Mati bagi Pelaku Penganiayaan

CYBERKRIMINAL.COM, KUPANG, 8 Agustus – Sersan Mayor (Serma) Kristian Namo, ayah kandung almarhum Prajurit Dua (Prada) Lucky Cepril Saputra Namo, yang meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan oleh seniornya di lingkungan TNI Angkatan Darat, menuntut agar kasus tragis tersebut diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada awak media, Serma Kristian menyuarakan kekecewaan dan kemarahan mendalam atas kematian anaknya yang ia sebut sebagai korban kekerasan di institusi yang seharusnya menjadi tempat pengabdian dan perlindungan.

"Saya minta semua pelaku dihukum seberat-beratnya, bahkan hukuman mati. Kalau anak tentara saja bisa dibunuh, apalagi masyarakat biasa," tegasnya.

Ia berharap proses hukum berjalan transparan, tanpa pandang bulu, dan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan serta pengawasan internal di tubuh TNI. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas akan menjadi langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.

Kasus ini telah menyita perhatian publik dan memicu keprihatinan luas terhadap praktik kekerasan di lingkungan militer. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah cepat, profesional, dan terbuka demi keadilan bagi korban dan keluarganya.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image