Oknum Depkolektor Nagih Hutang Kasar Dan Mengajak Duel Konsumen Sampai Mati

CYBERKRIMINAL.COM, BEKASI – Hafidz seorang oknum depkolektor dari leasing pembiayaan motor FIF menagih setoran motor yang menunggak dengan arogan hingga mengajak berantem sampe mati dan berkata  kasar kepada konsumen yang juga seorang wartawan anggota PWI Bekasi raya.

Kejadian itu bermula pada hari sabtu malam minggu tanggal 10 februari 2024 sekitar pukul 20 .21 WIB, seorang  depkolektor  FIF bernama berinisial AN datang kerumah konsomen TPR , akan tetapi konsumen tersebut tidak ada dirumah karena sedang keluar kota dan ditemui oleh istri konsumen tersebut dan diminta datang lagi hari senin ketemu suami di kantor.

”Bapak sedang keluar kota, nanti senin balik lagi saja ya, ketemu bapak dikantor” ucap istri Konsumen tersebut.
Setelah Depkolektor AN pergi, istri konsumen tersebut  menghubungi suaminya dan bilang barusan ada depkolektor AN datang ke rumah, saya minta balik lagi senin ketemu bapak kata istrinya kepada suaminya.

Selang tak berapa lama, Depkolektor Hafidz WA ke konsumen TPR dengan kata – kata arogan dan kasar menanyakan sedang dimana.

Konsumen menjawab sedang diluar kota. Dibalas lagi oleh Hafidz dengan bahasa kasar dan arogan yang pada chat berikutnya menantang konsumen berduel sampe mati.

Wartawan PWI yang jadi konsumen tersebut saat dikonfirmasi mengatakan bahwa perbuatan arogan oknum Depkolektor FIF tersebut sudah diberitahukam kepada biro hukum dan LBH maritim bahari ekasakti.

“Saya melihat si Hafidz oknum depkolektor arogan ini seperti jagoan dan sepertinya merasa kebal hukum, makanya saya langsung hubungi biro hukum media saya”.

“Bahkan mengirim pesan suara kepada istri saya dengan kata – kata arogan” imbuh TKN.

Konsumen ini juga memperkenalkan diri sebagai wartawan PWI, tetapi dijawab dengan arogan, nggak ngaruh, nggak ada pengaruhnya buat oknum Depkolektor teesebut.

Sementara itu ketua LBH Maritim Bahari Eka Sakti Ajis Iswanto, SE, SH, MH mengatakan  sedang mempelajari, karen kasus oknum.depkolektor arogan kepada konsumen itu sudah bolak balik terjadi.

“Saya pelajari dulu apa masalahnya dan saya juga akan datang ke leasing FIF tempat saudara Hafidz oknum depkolektor ini dipekerjakan, nanti akan saya tanyakan apakah si oknum depkolektor ini memiliki sertifikat kompetensi, dan dpkumen pendukung lainnya dalam melaksanakan tugasnya sebagai penagih hutang atau depkolektor” ucap Ajis sapaan pengacara PERADI yang juga seorang dosen tersebut.

“Kalau ternyata tidak memiliki sertifikat kompetensi sebagai Penagih hutan dan juga dokumen kelengkapan lainnya, tetapi masih dipekerjakan oleh Leasing FIF, makan Leasingnya pun akan kita proses apakah ada pelanggaran atau tidak didalam menerapkan standar perekrutan penagih hutang/depkolektor” imbuh Ajis.

Apalagi menurut info dari konsumen yang juga seorang wartawan , oknum depkolektor ini tidak pernah menunjukan kartu identitas diri, seperti kartu pengenal dari perusahaan, sertifikat kompetensi sebagai penagih hutang dan domumen pendukung lainnya” tutup ajis.



ASWAR

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama