BREAKING NEWS

 


Skandal Data Banjir Di Gampong Sidorejo, Oknum Kadus Diduga Tidak Profesional.

CYBERKRIMINAL.COM, GAMPONG SIDOREJO, kecamatan Langsa Lama - Masyarakat Sidorejo masih merasakan dampak banjir yang melanda kota Langsa pada 25 November 2025 lalu. Namun, ketika mereka mencoba mengajukan data Fomulir  kepada oknum Kadus , yang  terdampak banjir hingga milik rumah nya pun rusak,   Namun ' oknum Kadus menyampaikan, bahwa tidak perluh data Fomulir, karena sudah ada data sebelumnya, 

Menurut informasi yang diperoleh media Cyber Kriminal, dari seorang warga Gampong Sidorejo, Dusun Sentral Lorong Pusara, yang rumahnya rusak akibat banjir, namun Kadus menjelaskan bahwa tidak perlu lagi data dokumentasi untuk mengisi formulir, karena sudah ada data KK pengambilan bantuan langsung tunai (BLT) yang disalurkan melalui Pemko Langsa.. " Ungkapan nya warga, kepada media Cyber kriminal. 

"Kenapa rumah kami yang terdampak banjir, bahkan posisi rumah kami berdekatan dengan Sungai Krueng Langsa, tidak terdaftar sebagai data dampak banjir?" tanya warga tersebut.

Ketika pihak desa yang didampingi oleh pihak terkait melakukan verifikasi ulang di tiap rumah warga, namun, nama saya tidak terdaftar dari Dinas terkait. Masyarakat mempertanyakan kerja Kadus yang seharusnya bekerja profesional.

Sejumlah masyarakat Gampong Sidorejo meminta pihak BPBD kota Langsa untuk melakukan pendataan ulang. 



":Yang menjadi ironisnya, kenapa rumah oknum Kadus Dusun Sentral  data nama nya terdaftar dari Dinas terkait.. " tambah nya warga



Media Cyber Kriminal telah mencoba menghubungi oknum Kadus untuk meminta konfirmasi lewat kontak via WhatsApp, namun belum mendapatkan respons.

*PERTANYAAN PUBLIK*

- Apakah data dampak banjir di Gampong Sidorejo sudah akurat?
- Apakah oknum Kadus Dusun Sentral bekerja profesional dalam menangani kasus banjir?


- Bagaimana BPBD kota Langsa akan menanggapi kasus ini?

Media Cyber Kriminal akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait. Apakah keadilan akan ditegakkan? 


Sehingga berita ini diteruskan kemeja Redaksi, sehingga diterbitkan, 10 Februari 2025.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image