BREAKING NEWS

 


Plt Direktur RSUD Langsa, Menjadi Sorotan serius, publik Mempertanyakan Biaya perawatan pemakaman umum

CYBERKRIMINAL.COM, KOTA LANGSA - Pemakaman Umum milik  RSUD Langsa yang terletak di Gampong Sidorejo, yang berlokasi dibelakang polindes,  Kecamatan Langsa Lama, masih menjadi perhatian serius, publik juga menyoroti  kondisi yang terbengkalai. Setelah Media Cyberkriminal mengirimkan tautan link berita dan meminta konfirmasi kepada Plt Direktur RSUD Langsa, namun belum ada tanggapan.


Terkesan telah memblokir nomor WA wartawan Cyberkriminal, sikap ini menunjukkan bahwa tidak mencerminkan sebagai layanan pejabat publik. "Wartawan itu bukan musuh, namun mitra kerja," 


Menurut keterangan warga setempat yang infut oleh media ini, bahwa pemakaman umum milik RSUD Langsa tersebut  sejak jaman konflik di Aceh hingga kini belum ada perhatian atau perawatan serius dari pihak terkait,  Publik mendesak Plt Direktur RSUD Langsa untuk melakukan peninjauan ke lokasi dan memberikan perhatian serius.


"Pemakaman tersebut bukan hutan belantara, tapi tempat pemakaman umum, apalagi tempat penguburan jasa manusia dan bukan lainnya..' ujar warga dengan nada kecawa.


Upaya konfirmasi telah dilakukan lewat kontak via whatsapp pribadi Direktur "namum "  tidak membawakan hasil. Publik mempertanyakan biaya perawatan pemakaman umum milik RSUD Langsa yang sejak lama tidak terawat.


Desakan ini juga mengarah kepada Pemkot Langsa, karena aset tersebut masih milik Pemkot, walau dikelola oleh RSUD Langsa.


Media Cyberkriminal mengacu kepada informasi bahwa pemakaman RSUD Langsa di Gampong Sidorejo menjadi aset Pemkot Langsa sejak tahun 2022, berdasarkan Perjanjian Peralihan antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dan Pemerintah Kota Langsa.


Yang menjadi perhatian serius bagi pemerhati lingkungan sekitar , menimbulkan kekhawatiran bagi warga, bahwa dilokasi pemakaman umum milik RSUD Langsa ditumbuhi batang kayu yang sangat besar dan berdekatan dengan rumah milik warga setempat,  kekhawatiran tersebut apabila datang angin kencang dapat menyebabkan tumbangnya kayu tersebut hingga menimpah rumah warga..." Tambah nya  pemerhati lingkungan. 


Wartawan Cyberkriminal akan terus memantau perkembangan ini dan membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait untuk mendapatkan keberimbangan berita. 


Sehingga berita ini diturunkan kembali dan belum ada tanggapan resmi dari pihak Plt Direktur RSUD Langsa. Atau pihak lainnya. hingga diterbitkan pada 28 Februari 2026.


Pewarta : Hendrik ( kaperwil Aceh)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image