BREAKING NEWS

 


Insan Pers Kota Langsa Keluhkan Minimnya Kepedulian Wali Kota Menjelang Tradisi Meugang

CYBERKIMINAL.COM, LANGSA, ACEH - Menjelang tradisi Meugang (Punggahan), sejumlah insan pers di Kota Langsa mempertanyakan kepedulian Wali Kota terhadap keberadaan dan kebutuhan mereka sebagai mitra pemerintah daerah.

Beberapa wartawan menyampaikan bahwa momen Meugang yang sarat nilai kebersamaan dan sosial semestinya menjadi ruang perhatian pemerintah, termasuk kepada kalangan pers yang selama ini berperan sebagai pilar demokrasi dan penyampai informasi publik.

“Sebagai mitra dan garda terdepan dalam pilar demokrasi, kami merasa Wali Kota kurang peka terhadap kebutuhan wartawan,” ujar salah seorang wartawan setempat.

Tradisi Meugang sendiri merupakan budaya khas Aceh yang sangat sakral bagi masyarakat Muslim. Pada momentum tersebut, lazimnya pemerintah daerah menunjukkan kepedulian sosial kepada berbagai unsur masyarakat.

Namun menurut sejumlah jurnalis, hingga mendekati Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi, belum terlihat tanda perhatian dari pemerintah kota sebagaimana yang pernah dilakukan pejabat sebelumnya maupun penjabat (Pj) Wali Kota terdahulu.

“Biasanya setiap Meugang ada perhatian. Tapi sampai hari ini belum ada bayangan sama sekali,” kata wartawan lainnya.

Para insan pers berharap pemerintah daerah memahami posisi wartawan sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi publik, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan oleh beberapa wartawan melalui pesan WhatsApp kepada Wali Kota. Namun hingga berita ini diterbitkan pada 17 Februari 2026, nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif.

Media Cyberkriminal menyatakan tetap membuka ruang klarifikasi apabila terdapat tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kota Langsa.


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image