Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Terjatuh dari Apartemen Taman Gateway Ahmad Yani Bandung
0 menit baca
CYBERKRIMINAL.COM, BANDUNG, 16 Februari 2025 – Seorang laki-laki berinisial MR (identitas lengkap dirahasiakan) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai atas Apartemen Taman Gateway Ahmad Yani, kawasan Cicadas, Kota Bandung, Senin (16/2/2025) sekitar pukul 16.05 WIB.
Korban dilaporkan terjatuh dari area taman lantai 15 apartemen dan ditemukan di area depan gerai ritel yang berada di dalam kompleks tersebut. Warga sekitar dan penghuni apartemen yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan kepada pihak keamanan dan kepolisian.
Petugas dari Polsek Cibeunying Kidul yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang untuk mengamankan area serta menghindari kerumunan warga. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan anak dari seorang mantan Ketua RW di wilayah Antapani. Pihak keluarga disebut telah menerima kabar duka dan mendatangi rumah sakit.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara pasti kronologi dan motif kejadian. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, namun aparat menegaskan bahwa kesimpulan resmi akan disampaikan setelah seluruh proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi selesai dilakukan.
Terkait isu yang beredar mengenai kemungkinan adanya kelalaian pengamanan, pihak berwenang juga akan mendalami prosedur patroli dan sistem keamanan di lingkungan apartemen pada saat kejadian berlangsung.
Manajemen apartemen melalui pihak keamanan internal mengimbau seluruh penghuni untuk tidak mengambil maupun menyebarluaskan foto atau video korban sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini menambah catatan insiden serupa yang pernah terjadi di kawasan apartemen tersebut. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menunggu hasil resmi penyelidikan dari kepolisian.
Bagi masyarakat yang mengalami tekanan mental atau persoalan serius, disarankan untuk segera mencari bantuan profesional atau menghubungi layanan konseling terdekat guna mendapatkan pendampingan yang tepat.




