BREAKING NEWS

 


Aktivis Gayo Soroti Transparansi Anggaran Rp4,5 Miliar Bantuan Sapi Meugang di Bener Meriah

CYBERKRIMINAL.COM, BENER MERIAH – Aktivis Gayo, Rifki Hasan Gayo, menyampaikan sikap tegas terkait penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk pengadaan 160 ekor sapi bantuan Meugang bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah.

Rifki menilai bantuan tersebut patut diapresiasi karena menyentuh langsung masyarakat terdampak di 105 kampung. Namun, ia menegaskan bahwa apresiasi tidak boleh menghilangkan kewajiban transparansi, khususnya terkait rincian harga pembelian sapi per ekor yang hingga kini belum disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Ini uang rakyat, bukan uang untuk pribadi. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Harga per ekor, total biaya transportasi, hingga mekanisme pembelian dari luar daerah harus dijelaskan secara rinci,” tegas Rifki.
Ia secara khusus meminta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah agar bersikap terbuka dan tidak menghindari pertanyaan publik. Menurutnya, alasan bahwa harga tidak dapat disebutkan karena sudah termasuk komponen biaya lain justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Kami minta Plt Kadis jangan ada yang ditutup-tutupi. Keterbukaan adalah kunci menjaga kepercayaan publik. Kalau semua proses sudah sesuai aturan, kenapa harus ragu menyampaikan angka sebenarnya?” ujarnya.

Rifki juga menegaskan bahwa prinsip transparansi telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan badan publik membuka informasi penggunaan anggaran kepada masyarakat.

Menurutnya, bantuan untuk korban bencana merupakan isu yang sangat sensitif karena menyangkut warga yang sedang berada dalam kondisi sulit. Oleh sebab itu, setiap rupiah yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jangan sampai niat baik membantu korban justru menimbulkan polemik karena kurangnya transparansi. Pemerintah harus berani terbuka. Tidak ada yang perlu disembunyikan jika semuanya berjalan sesuai ketentuan,” tutup Rifki.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image