BREAKING NEWS

 


58 Desa Pertanyakan Kejelasan Pelatihan Lifeskill Koperasi Merah Putih di Aceh Tengah, Dana Sudah Disetor

CYBERKRIMINAL.COM, ACEH - Kabupaten Aceh Tengah, 22 Februari 2026 – Sedikitnya 58 desa di wilayah Takengon dan sekitarnya mempertanyakan kejelasan pelaksanaan pelatihan lifeskill Koperasi Merah Putih yang hingga kini belum memiliki kepastian jadwal, meskipun dana partisipasi telah disetorkan melalui Ketua Forum Aceh Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah aparatur desa, masing-masing desa telah menyetorkan sejumlah uang sebagai biaya keikutsertaan dalam program pelatihan tersebut. Program ini sebelumnya diklaim bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat desa dalam pengelolaan usaha serta penguatan ekonomi berbasis koperasi.

Namun hingga 22 Februari 2026, belum ada pemberitahuan resmi terkait waktu pelaksanaan, lokasi detail kegiatan, maupun rincian teknis pelatihan. Ketidakjelasan tersebut memicu keresahan di kalangan pemerintah desa dan masyarakat yang telah menaruh harapan pada program peningkatan kompetensi tersebut.

“Dana sudah kami setorkan sesuai arahan, tetapi sampai sekarang belum ada jadwal pasti atau penjelasan resmi,” ujar salah satu perwakilan desa yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Minimnya transparansi informasi memunculkan kekhawatiran akan potensi kelalaian dalam pengelolaan program. Sejumlah perwakilan desa mendesak Ketua Forum Aceh Tengah dan pihak penyelenggara untuk segera menyampaikan klarifikasi terbuka, termasuk laporan penggunaan dana yang telah diterima.

Para kepala desa juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap program yang melibatkan anggaran desa. Mereka menilai, tanpa penjelasan resmi dan terukur, persoalan ini berpotensi berkembang menjadi polemik hukum. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya pelaporan jika ditemukan indikasi penyalahgunaan dana atau dugaan penipuan yang dilakukan melalui media komunikasi digital.

Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan pernyataan resmi guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan pelatihan lifeskill Koperasi Merah Putih benar-benar direalisasikan sesuai komitmen awal. Transparansi dan kepastian dinilai menjadi kunci agar program pemberdayaan tersebut tidak sekadar menjadi janji tanpa implementasi.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image