BREAKING NEWS

 


Lapak Tembak Ikan Menjamur di Belawan, Polisi Diuji dalam Menegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

CYBERKRIMINAL.COMBELAWAN– Kegelisahan memuncak di kalangan masyarakat atas maraknya praktik perjudian berkedok tembak ikan. Dianggap sebagai biang keladi kerusakan sosial dan ekonomi, lapak-lapak haram tersebut kini terang-terangan beroperasi, yang saat ini terus memicu, adapun desakan publik agar Kepolisian Polres Belawan segera turun tangan melakukan pemberantasan tanpa pandang bulu.


Warga juga menyampaikan rasa kekhawatiran atas maraknya lokasi-lokasi judi tembak ikan-ikan yang berada di beberapa titik seperti wilkum Polres Belawan Marelan Point – 2 titik, Jalan Jala – 1 titik, Kota Bangun – 3 titik, Mabar – 2 titik, Martubung (Depan SPBU) – 1 titik, Pasar 10 Helvetia Gg. Bima – 2 titik, Pasar 9 Helvetia (Dekat Cafe Lestari) – 1 titik, Pasar 2 Timur (Dekat Pabrik Udang) – 1 titik.


Warga juga mengatakan terkait maraknya lokalisasi perjudian yang diduga milik salah satu warga keturunan tionghoa yang berinisial (AK) mampu membungkam pihak kepolisian agar lokasi praktek perjudian tersebut aman, sementara dampak negatif terus terjadi dari lokasi praktek perjudian tersebut.


"Ini bukan lagi soal hiburan, tapi sudah jadi penyakit masyarakat," ujar seorang warga berinisial AS yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.Menurutnya, dampak negatif dari perjudian ini sudah sangat terasa,"ujar warga.


Banyak yang terjerat utang, rumah tangga jadi ribut, bahkan ada yang sampai nekat mencuri. Kami resah karena ini terjadi di sekitar tempat tinggal kami, di depan mata anak-anak kami," keluhnya, Selasa (13/1/2026).


Berdasarkan penelusuran di lapangan, lokasi judi tembak ikan ini kerap ramai dikunjungi dari mulai pukul 10 pagi ibarat las Vegas hingga dini hari. Suara mesin yang khas dan kerumunan orang menjadi pemandangan yang membuat warga sekitar tidak nyaman. 


Warga juga menyampaikan sudah berkali-kali di beritakan namun tidak ada tindakan, warga menganggap keberadaan bisnis ilegal ini seolah menantang aparat penegak hukum karena terus beroperasi tanpa ada tindakan tegas.Informasi mengenai keberadaan dan keresahan warga saat ini.


Adapun informasi tersebut awak media melakukan konfirmasi melalui via WhatsApp ke Kasatreskrim belawan AKP Agus Purnomo namun tidak menjawab/bungkam, kuat dugaan pihak Polres Belawan bungkam sudah mendapatkan upeti dari salah satu pengusaha bandar judi inisial AK demi melancarkan bisnis haramnya.


Publik kini menanti langkah konkret dari pihak kepolisian untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas segala bentuk praktik perjudian sesuai amanat undang-undang.Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dan menunggu jawaban dari pihak kepolisian terkait langkah penindakan yang akan diambil terhadap maraknya kegiatan perjudian tembak ikan di wilayah hukumnya.


Reporter : Reza Nasti

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image