Bantuan Laptop dari Komite Memudahkan Pelaksanaan TKA dan Pembelajaran Digital Di SMPN 1 Wirosari
0 menit baca
CYBERKRIMINAL.COM, GROBOGAN - SMP Negeri 1 Wirosari, yang terletak di Kedusan, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, kini semakin lancar dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, terutama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan pembelajaran berbasis digital. Hal ini berkat bantuan pengadaan laptop dari komite sekolah yang telah dapat dimanfaatkan secara optimal hingga saat ini.
Kepala SMP N 1 Wirosari, Siswanto, Kamis 12/3/2026, menyampaikan bahwa hari ini, sekolah sedang mengadakan gladi bersih TKA, dan keberadaan laptop baru sangat mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Selain untuk TKA, perangkat ini juga memberikan dampak positif besar bagi pembelajaran sehari-hari.
"Sebelumnya, kami sempat khawatir memikirkan bagaimana pelaksanaan TKA dan pembelajaran digital jika tidak ada bantuan ini. Dengan jumlah murid yang cukup banyak, yaitu sekitar 958 siswa secara keseluruhan dan 320 siswa dalam satu paralel, kebutuhan akan perangkat komputer dan laptop sangat tinggi," ujar Siswanto.
Ia menambahkan, meskipun sekolah sebelumnya sudah memiliki 5 unit komputer di ruang sebelah, namun jumlah tersebut belum cukup untuk digunakan secara optimal oleh seluruh siswa. Bantuan laptop dari komite sekolah menjadi solusi yang sangat berarti bagi pihak sekolah.
"Kami sangat berterima kasih kepada pihak yang telah membantu, utamanya kepada bapak-bapak dan ibu-ibu dari komite sekolah, serta bapak dan ibu orang tua siswa yang telah memberikan sumbangan sukarela untuk pengadaan laptop ini. Berkat bantuan ini, pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan baik, dan anak-anak pun dapat mengikuti semua kegiatan dengan lancar," ungkapnya.
Dan juga SMPN 1 Wirosari mendapatkan bantuan CSR dari KAO Indonesia Jakarta terdiri dari 15 LCD merk Dell 19, Kiybord Dell 25 buah, Mouse Dell 20 buah.
Siswa - siswi SMP N 1 Wirosari juga merasakan manfaat langsung dari adanya perangkat baru ini. Mereka merasa senang dan terbantu karena pembelajaran digital dapat berjalan dengan lancar. Bahkan, tiga kelas dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis digital secara bersamaan dengan penjadwalan yang teratur. Hal ini memungkinkan siswa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan zaman saat ini.
Salah satu Siswi SMPN 1 Wirosari, Maya Setiana Wulandari, Kamis 12/3/2026 mengatakan "Pembelajaran digital berjalan dengan baik dan lancar. Siswa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan yang sangat berharga sesuai dengan perkembangan zaman. Jadi, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan seluruh siswa," ujarnya.
(Miftakh)





